Penelitian ini menganalisis penerapan prinsip arsitektur ekologi di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu sebagai respons terhadap isu lingkungan perkotaan. Hasilnya menunjukkan keberhasilan signifikan pada prinsip adaptasi desain terhadap lingkungan, efisiensi sumber daya alam melalui pencahayaan pasif, dan pemilihan material, yang diapresiasi tinggi oleh pengguna. Namun, teridentifikasi kelemahan pada prinsip pengelolaan limbah berkelanjutan akibat infrastruktur tempat sampah yang tidak memadai. Selain itu, prinsip pemanfaatan energi terbarukan dan efisiensi air belum terealisasi, ditandai oleh ketergantungan penuh pada sumber daya konvensional. Disimpulkan bahwa taman ini unggul dalam penerapan desain fisik ekologis yang berorientasi kenyamanan pengguna, tetapi memiliki kesenjangan implementasi pada sistem pengelolaan sumber daya dan limbah.
Copyrights © 2025