Penelitian ini mengkaji efektivitas desain fasad terhadap pengurangan beban energi pendinginan akibat radiasi matahari pada bangunan tinggi di iklim tropis, dengan studi kasus Gran Rubina Tower 1 (Generali Tower), Jakarta Selatan. Permasalahan utama adalah tingginya konsumsi energi sistem pendinginan yang dipicu oleh perolehan panas dari radiasi matahari. Fokus penelitian terletak pada elemen peneduh fasad (catwalk dan fin) sebagai strategi desain pasif. Metode yang digunakan adalah simulasi numerik berbasis perangkat lunak Rhino + Grasshopper dengan plugin Ladybug dan Honeybee. Empat skenario diuji: eksisting (catwalk+fin), hanya catwalk, hanya fin, dan tanpa peneduh (baseline). Hasil menunjukkan bahwa skenario eksisting mampu menurunkan konsumsi energi pendinginan sebesar ±30% dibandingkan baseline. Elemen catwalk memiliki kontribusi lebih besar dibandingkan fin dalam mereduksi perolehan panas. Penelitian ini membuktikan bahwa desain fasad yang tepat berperan signifikan dalam efisiensi energi bangunan, serta memberikan dasar rekomendasi bagi pengembangan bangunan tinggi yang berkelanjutan di iklim tropis.
Copyrights © 2025