ABSTRAK Rumah Gadang Gajah Maram merupakan salah satu Rumah Gadang generasi pertama yang ada di Kawasan Saribu Rumah Gadang, Kabupaten Solok Selatan yang dibangun pada tahun 1794. Saat ini, Rumah Gadang Gajah Maram tidak lagi berfungsi sebagai tempat tinggal, melainkan sebagai museum dan tempat upacara adat berlangsung. Perubahan fungsi dan usia dari bangunan inilah yang mengakibatkan terjadinya perubahan pada karakter visual. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakter visual bangunan sebagai upaya pelestarian nilai visual Rumah Gadang Gajah Maram. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode pendekatan deskriptif-analitis, metode evaluatif, dan metode development. Hasil studi menunjukkan bahwa karakter visual Rumah gadang Gajah Maram merupakan representasi dari arsitektur tradisional khas Minangkabau, walaupun telah mengalami beberapa perubahan, renovasi, atau penambahan. Strategi pelestarian pada karakter visual bangunan diklasifikasikan menjadi tiga kelas potensial, yaitu potensial tinggi, sedang, dan rendah. Dari kelas potensial tersebut dapat diketahui strategi yang tepat untuk setiap elemen pada karakter visual Rumah Gadang Gajah Maram. Kata kunci: pelestarian bangunan, rumah gadang, karakter visual
Copyrights © 2025