Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Arsitektur UB

SURABAYA WATERFRONT : FISHPERIENCE DENGAN PENDEKATAN SUSTAINABLE ARCHITECTURE

Krisandika, Patricia Irdy (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Sep 2025

Abstract

SURABAYA WATERFRONT : FISHPERIENCE DENGAN PENDEKATAN SUSTAINABLE ARCHITECTURE   Patricia Irdy Krisandika, Muhammad Satya Adhitama   Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Alamat email penulis: patriciairdy21@student.ub.ac.id   ABSTRAK     Kota Surabaya memiliki potensi besar dalam pengembangan kawasan pesisisr, khususnya di wilayah Kenjeran yang dikenal sebagai sentra perikanan dan terhubung dengan destinasi wisata seperti KenPark, Pantai Kenjeran Lama, dan Jembatan Suroboyo. Sayangnya, kawasan ini belum dimanfaatkan secara optimal sebagai ruang publik edukatif dan berkelanjutan. Rendahnya literasi masyarakat terhadap perikanan dan kurangnya fasilitas interaktif menjadi latar belakang dalam perancangan Surabaya Fishperience Waterfront sebagai kawasan wisata edukatif yang mengususng konsep pengalaman langsung di bidang perikanan. Perancangan ini menggunakan pendekatan Sustainable Architecture dengan strategi yang mencakup desain selaras dengan alam, pelibatan komunitas lokal, serta penguatan identias kawasan pesisir. Fasilitas utama meliputi aquascapes, fish feeding, touch tank, sketch aquarium, restoran seafood, market, dan workshop kerajinan kulit kerang. Selain sebagai tempat wisata dan edukasi, kawasan ini dirancang sebagai penghubung antara destinasi pesisir sekitarnya, menciptakan sistem ruang yang terintegrasi secara ekologis, ekonomis, dan sosial. Hasil rancangan ini diharapkan mampu menciptakan destinasi yang mendorong keterlibatan masyarakat dalam pelestarian ekosistem perikanan secara berkelanjutan.   Kata kunci: Kenjeran, perikanan, wisata edukatif, arsitektur keberlanjutan   ABSTRACT   Surabaya has significant potential for coastal development, particularly in the Kenjeran area, which is known as a fisheries hub and is directly connected to major tourist attractions such as KenPark, Old Kenjeran Beach, and the Suroboyo Bridge. However, the area has not been fully utilized as an educational and sustainable public space. Low public literacy in fisheries and the lack of interactive facilities serve as the basis for designing the Surabaya Fishperience Waterfront, a tourism area focused on experiential learning in the field of fisheries. This project adopts a Sustainable Architecture approach through strategies such as environmentally responsive design, local community involvement, and strengthening the coastal identity. Main facilities include aquascapes, fish feeding areas, touch tanks, sketch aquariums, seafood restaurants, processed fish product markets, and shell craft workshops. In addition to serving as an educational and recreational destination, the area is also designed to connect surrounding coastal attractions, creating a spatial system that is ecologically, economically, and socially integrated. The proposed design aims not only to offer a new and visually engaging destination but also to function as a public learning space that encourages community involvement in the sustainable preservation of marine and fishery ecosystems.   Keywords: Kenjeran, fisheries, educational tourism, sustainable architecture          

Copyrights © 2025