Perkembangan remote working dan meningkatnya kebutuhan hunian bagiremote worker di kawasan urban seperti Surabaya mendorong lahirnya konsep hunian baru yang adaptif, efisien, dan berkelanjutan. Permasalahan seperti tingginya konsumsi energi dan isolasi sosial pada hunian vertikal menjadi latar belakang perancangan Surabaya SOHO Co-Living. Perancangan ini bertujuan menghadirkan hunian vertikal berkonsep SOHO dan Co-Living yang mendukung gaya hidup produktif, kolaboratif, serta efisien dalam penggunaan energi, dengan target utama remote worker kelas menengah di Surabaya Timur. Metode yang digunakan adalah empirisme dengan observasi tipologi bangunan sejenis dan wawancara terkait perilaku remote worker. Pendekatan arsitektur hemat energi diterapkan melalui strategi desain pasif, seperti orientasi bangunan, optimalisasi penghawaan pencahayaan alami, serta pemanfaatan sumber daya terbarukan yang disesuaikan dengan kondisi pada tapak. Hasil desain berupa hunian multifungsi yang dapat dengan efisien menyatukan fungsi ruang tinggal, area bekerja, dan area komunal. Kata kunci: Hunian Vertikal, Remote Worker, Hemat Energi, Interaksi Sosial
Copyrights © 2025