Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Arsitektur UB

TAWANG RASA: LINGKUNGAN KONTEMPLASI UNTUK MEDITASI DI KARANGANYAR

Mardiah, Astrid (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Sep 2025

Abstract

Perancangan lingkungan kontemplasi di Karanganyar, Jawa Tengah, adalah respons terhadap fenomena krisis spiritual yang melanda masyarakat modern. Krisis ini ditandai dengan perasaan hampa dan terasing dari Tuhan, yang disebabkan oleh pola hidup materialistik dan berorientasi pada efisiensi. Tujuan perancangan ini untuk menciptakan ruang inklusif yang memfasilitasi introspeksi, refleksi, dan pemulihan, tanpa terikat pada dogma agama tertentu. Perancangan ini menggunakan pendekatan bridging dan fenomenologi. Bridging menempatkan napas sebagai elemen vital yang berfungsi sebagai jembatan untuk menyatukan jiwa dan raga, sehingga menciptakan harmoni antara kesadaran fisik dan spiritual. Fenomenologi digunakan untuk memahami esensi genius loci dari Kabupaten Karanganyar dan Kecamatan Tawangmangu, yang dikenal dengan warisan agraris dan spiritualitasnya. Hasil perancangan menciptakan sebuah desain yang mengintegrasikan kriteria fungsional dengan estetika. Kriteria fungsional mencakup zonasi ruang yang memandu pengguna melalui sebuah perjalanan transformatif, mulai dari area komersial, kemudian menuju zona lahir, sadar, jiwa, dan diakhiri pada zona kedamaian. Pada sisi estetika, desain memanfaatkan elemen-elemen alami seperti pencahayaan, ventilasi, dan material organik untuk menciptakan suasana yang menenangkan dan mendukung praktik pernapasan. Keberlanjutan ruang dipertimbangkan dengan penggunaan material ramah lingkungan dan zonasi yang melindungi area sensitif. Tawang Rasa hadir sebagai solusi arsitektural yang tidak hanya mewadahi kebutuhan spiritual, tetapi juga memperkuat kembali hubungan harmonis antara manusia, alam, dan diri batin.   Kata kunci: Lingkungan kontemplasi, meditasi, napas, fenomenologi  

Copyrights © 2025