Perancangan Teater dan Creative Space ini dilatarbelakangi oleh tergerusnya seni Indonesia dan kurangnya ruang yang memungkinkan publik untuk mengalami proses kreatif. Tema edu-wisata digunakan untuk mendorong pelestarian seni melalui pembelajaran yang interaktif. Metode pragmatisme yang digunakan meliputi tahapan analisis permasalahan desain, eksplorasi serta alternatif, kriteria desain, dan desain skematik. Objek rancangan ini memfokuskan pada desain ruang dalam dan luar yang disesuaikan berdasarkan program aktivitas seni pilihan bagi pengunjung, Perancangan ini diharapkan menjadi fasilitas rekreasi seni yang edukatif, sekaligus menjadi ruang kreatif yang mampu menyatukan interaksi sosial, pelestarian budaya, dan pengalaman seni.
Copyrights © 2025