Perkembangan era globalisasi mendorong masyarakat untuk hidup serba cepat, memunculkan tren wanita bekerja dan meningkatnya emansipasi yang menyebabkan kedua orang tua memiliki aktivitas di luar rumah. Hal ini berdampak pada anak usia dini, seperti berkurangnya interaksi dengan orang tua dan meningkatnya kasus speech delay. Kota Malang sebagai kota ramah anak menyediakan berbagai fasilitas anak, seperti taman bermain dan preschool, namun belum semuanya menerapkan prinsip arsitektur ramah anak secara optimal. Penelitian ini bertujuan merancang daycare & preschool yang sesuai dengan kebutuhan serta persepsi anak usia dini dengan pendekatan arsitektur ramah anak. Metode yang digunakan adalah metode empiris melalui observasi langsung terhadap perilaku dan karakteristik anak. Hasil perancangan menerapkan enam aspek ramah anak: kemudahan, keselamatan, kesehatan, kreativitas, kenyamanan, dan keamanan. Perancangan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan fisik yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga mendukung tumbuh kembang anak secara motorik, kognitif, sensorik, sosial, dan psikologis dari sudut pandang anak sebagai pelaku utama. Kata Kunci: arsitektur ramah anak, daycare, preschool, perilaku anak usia dini
Copyrights © 2025