Indonesia rawan terhadap bencana hidrometeorologi karena letak geografisnya yang berada di pertemuan dua samudera dan dua benua. Kecamatan Candipuro di Kabupaten Lumajang termasuk wilayah rawan bencana hidrometeorologi banjir, banjir bandang, dan cuaca ekstrim. Akan tetapi, ketersediaan tempat evakuasi yang layak di Kecamatan Candipuro masih terbatas dibandingkan jumlah pengungsinya yang tinggi. Oleh karena itu, dibutuhkan rancangan tempat khusus evakuasi masyarakat. Perancangan objek desain menggunakan pendekatan arsitektur tanggap bencana dan metode rasionalisme untuk memecahkan permasalahan desain yang ada. Perancangan menghasilkan sebuah evacuation center yang menerapkan prinsip-prinsip arsitektur tanggap bencana pada desain tapak, bangunan, ruang, dan area utilitasnya. Evacuation center diharapkan mampu mengatasi kurangnya tempat khusus evakuasi masyarakat, memenuhi kebutuhan pengungsi selama masa tanggap darurat, dan memberikan perlindungan dari bencana hidrometeorologi banjir, banjir bandang, dan cuaca ekstrim (angin puting beliung). Kata kunci: bencana hidrometeorologi, tempat evakuasi, tanggap bencana, Kecamatan Candipuro
Copyrights © 2025