Kabupaten Lumajang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana erupsi Gunung Semeru, namun belum tersedia fasilitas evakuasi yang memadai. Perancangan Sekolah Dasar Swasta yang juga berfungsi sebagai Tempat Evakuasi Sementara (TES) bertujuan mengintegrasikan fungsi pendidikan dan tanggap darurat dalam satu bangunan. Permasalahan utama adalah integrasi fungsi ganda dan tuntutan struktur bangunan yang tangguh terhadap gempa dan erupsi. Metode yang digunakan adalah Evidence-Based Design dan pendekatan Arsitektur Tangguh Bencana, dengan studi literatur sebagai dasar pengambilan keputusan desain. Hasil perancangan meliputi struktur tahan gempa, material tahan panas dan abrasi, zonasi ruang adaptif, serta tapak aman di luar zona rawan. Bangunan ini menjadi solusi inovatif yang memperkuat ketahanan komunitas sekaligus mendukung pendidikan anak-anak di wilayah rawan bencana. Kata kunci: Sekolah Dasar, Tempat Evakuasi Sementara, Arsitektur Tangguh Bencana
Copyrights © 2025