Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences
Vol 40, No 1 (2017): April 2017

Pengembangan Briket Bonggol Jagung sebagai Sumber Energi Terbarukan

Aryani, N P (Unknown)
Masturi, M (Unknown)
Edie, S S (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Dec 2017

Abstract

Krisis energi yang terjadi saat ini merupakan masalah yang memiliki pengaruh yang sangat besar karena energi merupakan sumber kebutuhan primer bagi masyarakat luas. Harga minyak dunia yang mengalami kenaikan secara fluktatif akan memperparah keadaan tersebut. Pengembangan sumber energi pengganti sumber energi yang tersedia saat ini masih perlu dilakukan. Salah satu yang bisa digunakan sebagai sumber energi baru adalah briket. Pada penelitian ini, telah dikembangkan pembuatan briket dengan bahan dasar bonggol jagung. Pembuatan briket dimulai dengan membuat arang bonggol jagung menggunakan metode pyrolysis. Arang tersebut kemudian dihaluskan dan dicampur menggunakan lem kayu supaya merekat satu sama lain. Setelah itu, arang ditekan menggunakan hot press sampai berbentuk seperti tablet dengan diameter 3 cm dan tebal 1 cm. Proses selanjutnya adalah pengeringan selama 2 hari. Variasi yang dilakukan dalam penelitian ini adalah perbandingan komposisi arang briket bonggol jagung dengan lem kayu, yaitu 1:1, 2:1, dan 3:1. Pengukuran kapasitas panas briket bonggol jagung dilakukan menggunakan bom calorimeter dan menghasilkan kapasitas panas yang pali baik sebesar 9454.083 kal/g yaitu pada perbandingan arang bonggol jagung dengan lem kayu 2:1. Hasil tersebut menunjukkan bahwa briket bonggol jagung yang dihasilkan cukup baik jika diaplikasikan sebagai sumber energi terbarukan. The current energy crisis is a problem that has a huge impact because energy is a primary source of need for the wider community. The development of energy sources for replace the current energy sources are still needed. One thing that can be used as a new energy source is briquettes. In this research, we have developed briquettes with corn cobs. Briquettes begins by making corncobs charcoal using pyrolysis method. The charcoal is then mashed and mixed using wood glue to stick each other. After that, the charcoal is pressed using hot press until that shaped like a tablet with diameter of 3 cm and 1 cm thick. The next process is drying for 2 days. Variations that made in this study is the variation of composition of the composition of charcoal corncb with wood glue, which is 1: 1, 2: 1, and 3: 1. Measurement of heat capacity of corncob briquettes was done using calorimeter bombs and resulted a good heat capacity of 9454.083 kal / g, ie in the comparison of corncob with 2: 1 wood glue. These results indicate that corncob briquettes are produced quite well if applied as a source of renewable energy.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

JM

Publisher

Subject

Mathematics

Description

The scope of the journal includes the following areas of research: Natural Sciences, Mathematics, and Applied ...