Peningkatan penjualan sepeda motor Listrik di Indonesia mencerminkan dinamika pasar yang fluktuatif. Namun pasca penarikan subsidi pemerintah pada September 2024, terjadi penurunan signifikan dalam penjualannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Promosi dan Persepsi konsumen terhadap minat beli sepeda motor Listrik, khususnya di wilayah Kudus. Metode yang digunakan Adalah kuantitatif eksplanatori dengan nonprobability sampling terhadap 200 responden dua showroom merek UWF dan UM. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kepada 100 responden walk in dan 100 responden terdata dengan menyebarkan kuesioner secara online. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi dan persepsi berpengaruh signifikan terhadap minat beli, dimana promosi memiliki peran yang lebih besar dibandingkan persepsi dalam mendorong minat beli konsumen, dengan persepsi harga memilik nilai tertinggi dibandingkan dengan persepsi nilai dan resiko. sehingga diperlukan perencanaan strategis promosi dan peningkatan kualitas sumber daya penjualan untuk mendukung pertumbuhan pasar.
Copyrights © 2025