Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media pendingin air mineral dan air cucian detergen terhadap kekuatan tarik baja ST 37 hasil pengelasan SMAW. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan variabel bebas berupa jenis media pendingin, sedangkan variabel terikatnya adalah kekuatan tarik. Proses pengelasan dilakukan menggunakan elektroda LB-52U pada arus 90 A, kemudian spesimen didinginkan dengan air mineral atau air cucian detergen pada suhu ruang. Uji tarik menggunakan Universal Testing Machine menghasilkan tegangan tarik maksimum sebesar 234,2 MPa untuk pendinginan air mineral dan 110,0 MPa untuk pendinginan air cucian detergen. Perbedaan ini menunjukkan bahwa pendinginan cepat dengan air mineral lebih efektif meningkatkan kekuatan tarik, sedangkan kandungan kimia pada air cucian detergen berpotensi menurunkan performa mekanik melalui laju pendinginan yang lebih lambat dan potensi korosi awal. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemilihan media quenching yang tepat serta pemanfaatan limbah cair secara bijak.
Copyrights © 2025