Tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth) merupakan penghasil minyak atsiri yang memiliki prospek untuk dikembangkan sebagai komoditas ekspor. Permintaan pasar yang meningkat perlu diimbangi dengan peningkatan produksi nilai dengan ketersediaan bibit berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asal bahan stek dan perlakuan perangsang akar terhadap pertumbuhan bibit nilam varietas Lhokseumawe. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Samudra, Langsa, pada bulan Januari–Maret 2025 menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dengan dua faktor, yaitu bahan asal stek (ujung, tengah, pangkal cabang) dan perangsang akar (pengeratan, etiolasi, serta ZPT bawang merah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa asal bahan stek berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah tunas umur 6 dan 8 MST serta panjang tunas umur 6 MST. Hasil terbaik penggunaan stek yaitu bagian tengah batang. Penggunaan perangsang akar berpengaruh sangat nyata terhadap persentase tumbuh, jumlah tunas, jumlah daun, panjang tunas, dan panjang akar, dengan hasil terbaik terdapat pada pemberian ekstrak bawang merah sebagai ZPT alami. Penggunaan stek bagian tengah cabang dan aplikasi ekstrak bawang merah direkomendasikan sebagai teknik yang efektif dalam meningkatkan pertumbuhan bibit nilam.
Copyrights © 2025