Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi yang diterapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang dalam meningkatkan partisipasi pemilih pemula pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan pihak KPU serta pemilih pemula dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPU Tanjungpinang menggunakan tiga strategi utama, yaitu pemanfaatan media sosial, kolaborasi dengan institusi pendidikan, dan pelibatan Duta Demokrasi Pemula. Ketiga strategi ini mampu meningkatkan keterlibatan pemilih pemula secara signifikan, yang tercermin dalam kenaikan partisipasi dari 40% pada Pilkada sebelumnya menjadi 55% di tahun 2024. Meski begitu, partisipasi keseluruhan masih berada di bawah target nasional. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami efektivitas strategi penyelenggara pemilu di wilayah kota kecil dan menawarkan rekomendasi perbaikan untuk memperluas jangkauan partisipasi demokratis di kalangan generasi muda.
Copyrights © 2025