Furnitur kardus berkembang sebagai solusi alternatif yang ringan, mudah dirakit, dan efisien untuk penggunaan sementara. Namun, keterbatasan struktural kardus, terutama pada sambungan antar panel, membuatnya rentan terhadap deformasi dan kerusakan akibat gaya eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan fitting sebagai komponen sambungan untuk mengoptimalkan kestabilan dan kekuatan furnitur kardus. Pengembangan fitting dilakukan menggunakan teknologi pencetakan 3D metode Fused Deposition Modeling (FDM) dengan mesin MakerBot Replicator 2 dan filamen PLA MakerBot. Dalam penelitian ini, dua desain fitting dikembangkan, yaitu desain simetris dan desain asimetris, yang kemudian dibandingkan untuk menentukan desain yang paling optimal. Metode Finite Element Analysis (FEA) digunakan untuk menganalisis kekuatan struktural pada kedua desain tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa desain simetris memiliki ketahanan lebih baik terhadap gaya tarik dibandingkan desain asimetris. Pada desain simetris, tensile strength (62 MPa) tercapai pada gaya tarik 46 N, sementara desain asimetris hanya mencapai 44 N. Berdasarkan hasil ini, desain simetris dipilih sebagai dasar pengembangan 17 varian modul, yang terdiri dari modul sambungan tepi dan modul sambungan sudut, dengan konfigurasi yang beragam. Varian modul ini dapat menghasilkan berbagai macam mekanisme sambungan struktur dalam sistem perakitan furnitur kardus serta dapat diaplikasikan pada furnitur kardus yang sudah ada sebagai aksesori untuk mengoptimalkan strukturalnya.
Copyrights © 2025