Pengelolaan dana operasional merupakan aspek penting dalam keberlangsungan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) yang berfungsi sebagai penyedia layanan perlindungan dan kesejahteraan anak. Penelitian ini berfokus pada LKSA Annisa Pekanbaru dengan tujuan menganalisis bagaimana lembaga tersebut mengelola dana operasional untuk meningkatkan kesejahteraan anak asuh. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan pendekatan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKSA Annisa melakukan pengelolaan dana dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi, meskipun masih terdapat keterbatasan pada aspek keberlanjutan pendanaan. Dana operasional digunakan untuk pemenuhan kebutuhan dasar anak, pendidikan, kesehatan, serta kegiatan pengembangan diri. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan dana yang tepat tidak hanya berdampak pada terpenuhinya kebutuhan fisik anak, tetapi juga mendukung aspek psikososial mereka. Penelitian ini berbeda dari studi sebelumnya karena menitikberatkan pada praktik manajemen keuangan lembaga sosial lokal dengan keterbatasan sumber daya, serta mengkaji implikasinya langsung terhadap kesejahteraan anak. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi pengelolaan dana operasional di LKSA Annisa dapat menjadi model bagi lembaga serupa dalam mengembangkan strategi keberlanjutan keuangan dan peningkatan kesejahteraan anak.
Copyrights © 2025