PSYMPATHIC
Vol 5, No 1 (2018): PSYMPATHIC

Peran Trait Mindfulness terhadap Psychological Well-Being pada Dewasa Awal

Anna Erpiana (Universitas YARSI)
Endang Fourianalistyawati (Universitas YARSI)



Article Info

Publish Date
29 Jun 2018

Abstract

Individu dewasa awal memiliki dua tugas perkembangan utama, yaitu bekerja dan menikah. Kedua tugas perkembangan ini harus seimbang untuk meningkatkan psychological well-beingnya. Apabila individu tidak mampu menyeimbangkannya, maka menyebabkan stres dan ketidakbahagiaan akan terjadi bahkan dapat menurunkan psychological well-being. Salah satu pendekatan untuk meningkatkan psychological well-being adalah trait mindfulness. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran trait mindfulness terhadap setiap dimensi psychological well-being pada dewasa awal yang bekerja dan menikah. Subjek dalam penelitian ini adalah 200 individu dewasa awal dengan rentang usia 20-40 tahun, telah bekerja dan menikah, serta berdomisili di Jabodetabek. Penelitian ini menggunakan alat ukur Ryff’s Psychological Well-Being Scale (PWBS) untuk mengukur psychological well-being, dan Five Facet Mindfulness Questionnaire (FFMQ) untuk mengukur trait mindfulness. Uji regresi ganda menunjukan trait mindfulness memiliki peran yang signifikan terhadap setiap dimensi psychological well-being, yaitu sebesar 35,3% pada dimensi environmental mastery, 31,7% pada dimensi purpose in life, 31,1% pada dimensi positive relation, 24% pada dimensi personal growth, 18,7% pada dimensi autonomy, dan 17,6% pada dimensi self-acceptance. 

Copyrights © 2018