Generasi Z, yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012, menghadapi tantangan unik dalam mencapai mimpi mereka di tengah perkembangan teknologi yang pesat. Penelitian ini mengeksplorasi dampak komunikasi orang tua terhadap kesehatan mental dan pencapaian cita-cita anak-anak generasi Z di Yogyakarta. Dengan menggunakan metodologi kuantitatif dan survei sebagai metode pengumpulan data, penelitian ini menemukan bahwa komunikasi yang terbuka dan mendukung dari orang tua berkontribusi positif terhadap kesehatan mental anak, sementara komunikasi yang bersifat mengontrol dapat memicu gejala depresi. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya peran orang tua dalam membangun hubungan komunikasi yang sehat untuk mendukung perkembangan emosional dan psikologis anak.
Copyrights © 2025