Latar Belakang: Perilaku seksual pranikah di kalangan remaja merupakan isu yang semakin menjadi perhatian, terutama mengingat dampak negatif yang dapat ditimbulkannya terhadap kesehatan fisik, psikologis, dan sosial. Remaja berada dalam fase perkembangan yang kompleks, di mana pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan kecerdasan emosional berperan penting dalam membentuk sikap dan pengambilan keputusan terkait perilaku seksual. Kurangnya pemahaman mengenai kesehatan reproduksi serta rendahnya kemampuan dalam mengelola emosi dapat meningkatkan risiko sikap permisif terhadap seks pranikah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dan kecerdasan emosional dengan sikap terhadap perilaku seksual pranikah remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross- sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah 171 partisipan. Analisis data menggunakan Chi Square Test. Hasil: Uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan sikap seksual pranikah (p= 0.837). Sedangkan nilai p= 0.002 menunjukkan adanya hubungan antara kecerdasan emosional dengan sikap seksual pranikah. Kesimpulan: Pengetahuan kognitif semata belum cukup membentuk sikap remaja terhadap perilaku seksual sebelum menikah. Sebaliknya, tingkat kecerdasan emosional cenderung memiliki sikap yang lebih positif dan bertanggung jawab terhadap perilaku seksual.
Copyrights © 2025