Banjir terjadi di Kabupaten Luwu setiap tahun, terutama di wilayah dekat muara Sungai Lamasi. Banjir di wilayah hilir dan sekitar Sungai Lamasi mengurangi kapasitas air sungai. Tingkat debit banjir Q2, Q5, Q10, Q20, Q50, dan Q100 dapat diprediksi dalam kondisi ini karena meluapnya Sungai Lamasi. Tujuan penelitian ini adalah menentukan metode mana paling sesuai untuk menghitung nilai debit yang direncanakan sesuai dengan kondisi lokasi daerah aliran sungai Lamasi. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan dengan berbagai metode, metode Gamma 1 dipilih untuk menghitung debit yang direncanakan berdasarkan tinggi permukaan air.
Copyrights © 2024