Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kepribadian dalam novel “Iyan Anak Tengah” karya Armaraher melalui teori psikoanalisis Sigmund Freud, khususnya mengenai konflik antara id, ego, dan superego. Id mewakili dorongan instingtual dan kebutuhan dasar, ego berfungsi untuk menyeimbangkan realitas dan keinginan pribadi, sementara superego adalah komponen moral yang mengontrol tindakan sesuai dengan nilai sosial dan moral. Metode penelitian yang digunakan adalah deskrptif kualitatif untuk menggali bagaimana ketiga komponen kepribadian ini mempengaruhi keputusan dan sikap tokoh-tokoh utama—Wena, Riyan, dan Danan—dalam menghadapi tekanan keluarga dan ekspektasi sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa Wena berjuang antara kebebasan pribadi dan tanggung jawab sebagai ibu, Riyan terperangkap dalam kesedihan yang menantang kebutuhan fisiknya, dan Danan berusaha mengekspresikan perasaan tanpa melanggar batasan sosial atau moral. Secara keseluruhan, ketiga tokoh ini menggambarkan dinamika psikologis yang kompleks dalam kehidupan manusia.
Copyrights © 2025