Latar belakang: Hernia inguinalis merupakan merupakan penonjolan isi suatu rongga bagian terlemah dari bagian muskuloaponeurotik dinding perut, hernia terdiri atas cincin, kantong da nisi hernia. Faktor risiko potensial kanker testis tiga kali lebih tinggi pada pria yang pernah mengalami hernia inguinalis, bahkan hernia inguinalis yang memerlukan pembedahan merupakan risiko kanker testis. Hernia inguinalis juga bukanlah faktor risiko kanker testis tanpa adanya kriptorkismus atau atrofi testis. Pasien seorang pria (65 tahun) dengan diagnosa medis hernia inguinalis lateralis sinistra dan tumor testis. Proses asuhan keperawatan perioperatif meliputi pre-operasi, intra-operasi dan post-operasi. Masalah keperawatan pada pasien yaitu nyeri akut, ansietas, risiko perdarahan, risiko hipotermai perioperatif dan risiko jatuh. Studi kasus terkait hal ini masih jarang ditemukan.Tujuan: Mendeskripsikan tatalaksana asuhan keperawatan perioperatif pada pasien dengan hernia inguinalis lateralis sinistra dengan tumor testis sinistra dengan tindakan hernia repair + orchiectomy.Metode penelitian: Metode dalam penelitian ini menggunakan studi kasus.Hasil: Setelah dilakukan tindakan manajemen nyeri dapat menurunkan skala nyeri menjadi 2 (nyeri ringan), tindakan reduksi ansietas mampu menurunkan skor HAM-A menjadi 8 (kecemasan ringan), tindakan pencegahan perdarahan diperoleh perdarahan 300 cc (kurang dari 500 cc), tindakan manajemen hipotermia diperoleh suhu tubuh membaik menjadi 37,4oC dan tindakan pencegahan jatuh sebesar 45.Simpulan: Penatalaksanaan asuhan keperawatan perioperatif yang cepat dan tepat dapat mencegah morbiditas dan mortalitas pasien ketika dilakukan tindakan invasiv. Diagnosa keperawatan yang ditemukan pada kasus ini sebanyak lima diagnosa dengan membuat perencanaan keperawatan dengan lima luaran dan lima intervensi keperawatan berdasarkan buku SDKI, SLKI dan SIKI.
Copyrights © 2025