Pola asuh orang tua terhadap anak disabilitas sangat di perlukan, apa lagi anak disabilitas yang sangat mengharapkan perhatian khusus, terkadang sebagian orang tua tidak menerima anak disabilitas dengan baik karena anak disabilitas di anggap sebagai aib dan seterusnya, padahal anak itu murni pemberian Allah kepada orang tua yang sanggup untuk mengasuhnya. Namun orang tua enggan bahkan tidak mengasuh anak disabilitas dengan baik. Oleh sebab itu perlu pemahaman dan pengasuhan terhadap anak disabilitas dengan perhatian lebih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh orang tua terhadap anak disabilitas ditinjau dari sudut pandang keagamaan dan untuk mengetahui tantangan dalam mengasuh penyandang disabilitas. Dalam kajian ini metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif sedang Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil yang di temukan adalah pola asuh dan tingkat pemahaman orang orang tu terhadap anak disabilitas berpendapat anak-anak disabilitas merupakan anak-anak titipan Allah yang perlu disyukuri dan bukan aib yang harus ditutupi, dalam pembinaannya atau pola asuhnya memang untuk membina anak disabilitas perlu perhatian dan kasih sayang yang lebih kepada mereka, perlu kesabaran dan ketekunan, karena karakter anak disabilitas yang berbeda-beda tentu tingkah lakunya juga berbeda, Adapun tantangannya anak disabilitas lebih susah di atur apa lagi susah memahami bahasa isyarat yang mereka sampaikan.
Copyrights © 2025