Desa Pasirharjo dalam penelitian ini dianalisis bertujuan untuk merancang strategi ketahanan pangan berkelanjutan melalui pendekatan sistem dinamis, dengan studi kasus di Desa Pasirharjo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Fokus utama penelitian adalah pengurangan penggunaan pupuk dan pestisida kimia, peningkatan pH tanah, serta optimalisasi hasil pertanian guna meningkatkan profitabilitas petani dan menjaga keberlanjutan sistem pertanian desa. Metode penelitian melibatkan analisis faktor menggunakan SmartPLS untuk mengidentifikasi variabel-variabel kunci, serta pemodelan sistem dinamis dengan bantuan software STELLA untuk mensimulasikan skenario kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Desa Pasirharjo, pengurangan pupuk kimia sebesar 20–30% dan peralihan ke pupuk organik dapat menurunkan biaya produksi hingga 32%/tahun atau sekitar Rp1,068,635,888/tahun. Penggunaan pestisida nabati juga memberikan dampak positif, meskipun belum seefektif strategi pengelolaan pupuk dan pH tanah. Oleh karena itu, pelatihan, pendampingan, dan penguatan kapasitas petani menjadi hal yang diperlukan. Secara keseluruhan, model sistem dinamis terbukti efektif dalam merancang kebijakan pertanian berkelanjutan yang mampu meningkatkan efisiensi, produksi, dan ketahanan pangan desa. Kata Kunci: Ketahanan pangan, sistem dinamis, pupuk organik, pestisida nabati, biaya produksi, profitabilitas petani.
Copyrights © 2025