Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, rasio profitabilitas, financial leverage, dan kepemilikan publik terhadap praktik perataan laba pada perusahaan sektor properti dan real estat yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2023. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan tahunan yang dipilih melalui metode purposive sampling dengan total 65 sampel. Praktik perataan laba diukur menggunakan Indeks Eckel, sedangkan analisis data dilakukan dengan regresi logistik menggunakan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap praktik perataan laba, sedangkan rasio profitabilitas, financial leverage, dan kepemilikan publik berpengaruh positif dan signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat profitabilitas, leverage, dan kepemilikan publik, semakin besar kecenderungan perusahaan melakukan perataan laba untuk menjaga citra keuangan dan mengurangi asimetri informasi. Nilai Nagelkerke R Square sebesar 35,4% menunjukkan bahwa keempat variabel independen hanya mampu menjelaskan sebagian variasi praktik perataan laba. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi investor, manajemen, dan literatur akuntansi terkait praktik perataan laba di Indonesia.
Copyrights © 2025