PT. Elektronik indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perakitan perlatan elektronnik. Masalah yang timbul adalah mengenai bottleneck dan idle time akibat lintasan produksi yang tidak seimbang. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan efisiensi lini dengan penerapan line balancing menggunakan metode (VSM) value stream mapping dan moodie young. Setelah dilakukan perhitungan menggunakan 2 metode tersebut terdapat eliminasi elemen kerja ke 1 dan 26 pada analisa menggunakan (VSM) value stream mapping dikarenakan elemen kerja tersebut tidak mengandung nilai tambah (no value added) dan pada moodie young didapati penyusutan stasiun kerja dari 9 menjadi 7 stasiun kerja. Serta perolehan hasil perhitungan efisiensi lini sebesar 87%, balance delay 12,50%, smoothes index 16,40. Dari pembahasan didapati juga pengurangan waktu idle time dari 53,89 detik menjadi 36,9 detik tetapi nilai bottleneck naik dari 35,25 detik menjadi 43,1 detik.
Copyrights © 2025