Dalam upaya mempertahankan daya saing, PT XYZ menghadapi masalah tingginya persentase produk defect papan plywood dekoratif dan postforming yang mencapai 3,85%, melebihi batas toleransi 3,40%. Penelitian ini menggunakan metode Statistical Process Control (SPC) dengan peta kendali-P serta alat bantu pareto, histogram, dan diagram Ishikawa untuk menganalisis akar penyebab cacat. Hasil menunjukkan jenis defect dominan berupa noda kotor, kertas luka, kerusakan plywood, dan pinhole, yang sebagian besar dipicu oleh ketidakteraturan bahan baku dan prosedur kerja. Rekomendasi perbaikan difokuskan pada penguatan pengawasan material, standarisasi proses, serta pelatihan operator. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan pendekatan berbasis data untuk menekan tingkat cacat, meningkatkan efisiensi produksi, serta memperkuat daya saing produk di pasar domestik maupun internasional.
Copyrights © 2025