Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko dan pengembalian saham yang terdaftar dalam indeks LQ45 pada sektor kesehatan dalam 5 tahun terakhir, serta merekomendasikan saham yang sesuai dengan preferensi risiko investor. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia hingga tahun 2024, jumlah emiten dan investor pasar modal terus meningkat secara signifikan, mencerminkan ketertarikan masyarakat terhadap investasi di pasar modal, khususnya saham. Dalam penelitian ini, pendekatan teoritis mengenai pasar modal, jenis saham, dan perilaku investor terhadap risiko digunakan sebagai dasar analisis. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa saham KLBF memiliki tingkat pengembalian yang lebih tinggi dan risiko yang lebih rendah dibandingkan dengan saham SIDO. Oleh karena itu, saham KLBF lebih direkomendasikan bagi investor yang mengutamakan keseimbangan antara tingkat risiko dan pengembalian.
Copyrights © 2025