Pasar modal Indonesia mengalami pertumbuhan pesat dengan meningkatnya jumlah emiten dan investor. Penelitian ini menganalisis risiko dan pengembalian saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) untuk membantu investor memahami profil kedua saham dalam perspektif konservatif dan agresif. Analisis menggunakan data historis return dan standar deviasi untuk mengukur tingkat risiko dan potensi pengembalian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ANTM memiliki expected return sebesar 0,843% dengan rata-rata standar deviasi tinggi, mencerminkan potensi keuntungan yang besar namun disertai volatilitas tinggi, sehingga cocok untuk investor agresif. Sebaliknya, PTBA memiliki expected return negatif sebesar -0,283% dan standar deviasi kecil, mencerminkan stabilitas yang lebih tinggi dan sesuai untuk investor konservatif Kesimpulannya, ANTM menawarkan peluang keuntungan tinggi dengan risiko besar, sementara PTBA cocok untuk investasi stabil dengan risiko lebih rendah. Pilihan investasi bergantung pada toleransi risiko dan tujuan investasi masing-masing investor.
Copyrights © 2025