Pandemi COVID-19 sudah hampir 2 tahun melanda Indonesia. Situasi ini sangat mempengaruhi aktivitas masyarakat Indonesia yang pada akhirnya harus menerapkan Work from Home. Segala aktivitas yang pada awalnya dilakukan secara offline (tatap muka), beralih menjadi online. Hal ini akan mengakibatkan risiko-risiko yang akan membuat hasil pekerjaan menjadi tidak optimal. Dengan adanya permasalahan tersebut, peneliti melakukan analisis risiko K3 dan kesehatan lingkungan pada saat Work from Home dengan menggunakan metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan untuk teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner online risiko kesehatan dan keselamatan kerja terhadap sejumlah responden yang melaksanakan Work from Home. Hasil dari penelitian berupa data dan analisa potensi bahaya, penilaian risiko, dan upaya pencegahan risiko yang terjadi saat melaksanakan Work from Home. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah risiko yang paling tinggi adalah risiko kategori ekstrim yaitu pekerjaan yang monoton dan nyeri pada punggung. Pengendalian risiko yang dapat dilakukan adalah menerapkan 2 hirarki control yaitu rekayasa teknik (engineering) dan administrasi (administrative).
Copyrights © 2021