Angka keterlambatan diagnosa kanker payudara di Indonesia lebih dari 80% masih ditemukan dalam stadium yang lanjut sehingga pengobatan sulit dilakukan. Untuk meningkatkan pengetahuan tentang pemeriksaan payudara sendiri, media yang sering digunakan antara lain seperti leaflet dan video animasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan penyuluhan dengan media leaflet dan video animasi terhadap peningkatan pengetahuan wanita usia subur tentang pemeriksaan payudara sendiri. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan rancangan alternatif post-test treatment pada kelompok non-ekuivalen. Sebanyak 44 responden dipilih secara acak di Kelurahan Sukorame, Kota Kediri. Analisis data dilakukan menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada tingkat pengetahuan responden setelah diberikan penyuluhan dengan kedua media tersebut, dengan nilai signifikansi 0,006 (p < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat perbedaan efektivitas antara leaflet dan video animasi, di mana media video animasi terbukti lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan wanita usia subur mengenai pemeriksaan payudara sendiri.
Copyrights © 2025