Mahasiswa baru keperawatan menghadapi berbagai tantangan adaptasi, seperti tekanan akademik, tuntutan praktikum, serta perubahan lingkungan sosial dan gaya hidup. Tekanan tersebut dapat memicu kecemasan yang berujung pada terganggunya kualitas tidur. Kualitas tidur yang buruk berdampak negatif pada konsentrasi, kesehatan mental, dan prestasi akademik mahasiswa. Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada mahasiswa baru keperawatan di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Metode: metode kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa baru tahun ajaran 2024 sejumlah 210 orang, dan sampel berjumlah 68 responden yang dipilih secara simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner GAD-7 untuk mengukur kecemasan dan PSQI untuk mengukur kualitas tidur. Hasil: Nilai koefisien korelasi sebesar 0,256 dengan nilai signifikansi 0,004. Kesimpulan: Pada penelitian ini semakin tinggi tingkat kecemasan yang dialami mahasiswa baru, maka semakin buruk kualitas tidurnya. Diperlukan intervensi dari institusi untuk memberikan dukungan psikologis serta edukasi mengenai manajemen stres agar kualitas tidur dan kesehatan mental mahasiswa tetap terjaga.
Copyrights © 2025