Pelayanan antenatal care (ANC) terpadu merupakan upaya penting untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan bayi (AKB). Kabupaten Bungo selama lima tahun terakhir belum pernah mencapai target cakupan ANC, bahkan pada tahun 2023 cakupan menurun dan diikuti meningkatnya AKI dan AKB, sehingga menjadikan Kabupaten Bungo sebagai penyumbang tertinggi di Provinsi Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja bidan dalam pelayanan ANC terpadu di Kabupaten Bungo. Desain penelitian menggunakan mix method study dengan teknik proportionate stratified random sampling terhadap 89 bidan dan melibatkan 26 informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kinerja bidan (p > 0,05). Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara sikap, motivasi, dan kompetensi kerja dengan kinerja bidan dalam pelayanan ANC terpadu. Selain itu, kebijakan sanksi belum tersedia, distribusi tenaga kesehatan belum merata, perencanaan anggaran belum optimal, serta supervisi belum maksimal dalam evaluasi kinerja bidan. Kesimpulan: faktor sikap, motivasi, dan kompetensi menjadi penentu utama kinerja bidan dalam pelayanan ANC terpadu di Kabupaten Bungo. Rekomendasi penelitian adalah perlunya penguatan kebijakan, pemerataan distribusi tenaga kesehatan, optimalisasi supervisi, dan perbaikan manajemen anggaran untuk meningkatkan kualitas pelayanan ANC serta menurunkan AKI dan AKB.
Copyrights © 2025