Badan Pusat Statistik mencatatat lebih dari 1,2 juta jiwa perempuan di Indonesia melangsungkan pernikahan pertamanya sebelum usia 18 tahun pada tahun 2020 dan semakin naik menjadi 1,7 juta jiwa pada tahun 2022. Upaya pencegahan dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan remaja mengenai dampak negatif pernikahan dini. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh media video edukasi mengenai dampak pernikahan dini terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja perempuan di SMK 8 Samarinda. Metode menggunakan desain pre-experimental one-group pretest-posttes dengan 80 partisipan siswi kelas X di SMK Negeri 8 Samarinda yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data pengetahuan dan dikumpulkan melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signeg-Rank. Hasil: ada peningkatan signifikan pengetahuan (ρ-value = 0,000) dan sikap (ρ-value = 0,002) setelah intervensi video edukasi. Kesimpulannya bahwa edukasi kesehatan melalui media video terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap responden, dengan hasil uji statistik menunjukkan pengaruh signifikan (ρ < 0,05).
Copyrights © 2025