Kinerja keuangan merupakan analisis untuk menilai sejauh mana perusahaan atau usaha mampu mengelola keuangan secara baik dan benar sesuai aturan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan menganalisis: (1) pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Jetiskarangpung, (2) pengaruh inklusi keuangan terhadap kinerja UMKM, serta (3) pengaruh minat menggunakan e-commerce terhadap kinerja UMKM. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan studi pustaka dengan sampel 60 pelaku UMKM di bidang perdagangan, makanan olahan, kerajinan, dan jasa rumahan yang dikelola secara mandiri. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling, sedangkan analisis data meliputi analisis deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil uji t menunjukkan bahwa inklusi keuangan dan minat menggunakan e-commerce berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM, sementara literasi keuangan tidak berpengaruh signifikan. Uji F menghasilkan nilai F hitung 16,441 dengan signifikansi 0,000 (<0,05), sehingga model layak digunakan untuk memprediksi pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Nilai R² sebesar 0,440 mengindikasikan bahwa variabel independen memberikan kontribusi sebesar 44% terhadap kinerja UMKM, sedangkan 56% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model, seperti inovasi produk, kualitas sumber daya manusia (SDM), dan persaingan pasar.
Copyrights © 2025