Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kredit macet dan kecukupan modal terhadap profitabilitas yang ada di koperasi To Ciung UNANDA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Terjadi peningkatan tajam NPL dari 1,18% (tahun 2021, sehat) menjadi 13,76% (tahun 2022, tidak sehat), dan naik drastis ke 33,90% (tahun 2023, risiko ekstrem). Hal ini menunjukkan penurunan kualitas kredit yang signifikan serta lemahnya manajemen risiko dan pengawasan kredit. CAR menurun dari 50,49% (tahun 2021, sangat kuat) ke 14,21% (tahun 2022, cukup sehat), dan terus turun menjadi 7,18% (tahun 2023, tidak sehat). Penurunan ini mencerminkan melemahnya ketahanan modal koperasi, yang berisiko tinggi jika tidak segera diperkuat. Pada tahun 2021, ROA sebesar 2,022% (kategori sangat baik) dan ROE 7,51% (cukup). Namun, pada tahun 2022 terjadi penurunan ROA ke 0,532% dan ROE ke 5,56%. Tahun 2023 terjadi sedikit pemulihan dengan ROA naik ke 0,806% dan ROE ke 7,43%, tetapi keduanya belum kembali ke kondisi terbaik tahun 2021 dan masih dalam kategori cukup. Adapun saran sebagai hasil penelitian ini sesuai dengan masing-masing rasio yang digunakan yaitu meningkatkan seleksi dan penagihan kredit, memperkuat permodalan dan efisiensi, optimalkan aset dan pendapatan, membenahi tata kelola, serta menyiapkan strategi menghadapi risiko eksternal. Keywords: Kredit Macet, Kecukupan Modal, Profitabilitas
Copyrights © 2025