Laba bersih merupakan indikator utama dalam menilai kinerja keuangan perusahaan, namun faktor-faktor yang memengaruhinya masih menunjukkan hasil penelitian yang tidak konsisten. Beberapa studi menemukan bahwa penjualan dan modal kerja berpengaruh positif terhadap laba bersih, sementara penelitian lain hanya menunjukkan salah satu faktor yang signifikan. Kondisi ini menegaskan adanya kesenjangan penelitian, terutama pada perusahaan sektor bahan dasar dan kimia yang menghadapi dinamika industri cukup besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penjualan, modal kerja, dan managerial ability terhadap laba bersih pada perusahaan sektor bahan dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis regresi data panel menggunakan EViews. Sampel penelitian ditentukan melalui purposive sampling dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjualan berpengaruh positif signifikan terhadap laba bersih, modal kerja tidak berpengaruh signifikan, sedangkan managerial ability berpengaruh negatif signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan penjualan masih menjadi faktor utama dalam mendorong pertumbuhan laba, sementara pengelolaan modal kerja belum memberikan kontribusi langsung, dan efektivitas manajerial perlu ditingkatkan agar mampu mendukung pencapaian laba yang optimal.
Copyrights © 2025