Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi suatu kegiatan usaha yang berkontribusi besar dalam membantu perekonomian di Indonesia. UMKM telah menjadi penggerak kegiatan ekonomi masyarakat. Pada kenyataanya penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) masih belum optimal diterapkan oleh UMKM. Rendahnya pemahaman akuntansi, minimnya sosialisasi dan pelatihan, serta kurangnya kesiapan pelaku UMKM menjadi hambatan utama dalam implementasi SAK EMKM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman akuntansi, sosialisasi SAK EMKM, pelatihan akuntansi, dan kesiapan pelaku UMKM terhadap implementasi SAK EMKM. Sampel penelitian ini adalah UMKM di Kota Bandar Lampung dengan 130 responden yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Pengujian hipotesis dilakukan dengan regresi linier berganda. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman akuntansi, sosialisasi SAK EMKM, pelatihan akuntansi dan kesiapan pelaku UMKM berpengaruh positif terhadap implementasi SAK EMKM pada UMKM di Kota Bandar Lampung.
Copyrights © 2025