Penelitian ini bertujuan menganalisis peran serta keterkaitan antar aktor dalam peningkatan kualitas tenaga kerja melalui pelatihan dan sertifikasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan MACTOR untuk mengidentifikasi pengaruh dan ketergantungan antar aktor. Hasil menunjukkan bahwa Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja serta Balai Latihan Kerja (BLK) memiliki pengaruh kuat sebagai penggerak utama, sementara peserta dan pengusaha cenderung bergantung pada aktor lain. Terdapat konvergensi yang kuat antara Disdag dan BLK, namun aktor seperti BPJS dan akademisi masih belum terlibat optimal. Disarankan agar sinergi antar aktor diperkuat melalui komunikasi dan integrasi program lintas sektor guna menciptakan tenaga kerja kompeten, siap kerja, dan terlindungi secara sosial.
Copyrights © 2025