Penelitian ini mengkaji bagaimana gaya kepemimpinan dan komunikasi mempengaruhi kinerja karyawan di departemen laboratorium PT. Pan Asia Jaya Abadi, sebuah perusahaan tekstil di Bandung. Dengan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah divalidasi dari seluruh 43 staf laboratorium dan dianalisis menggunakan analisis jalur. Gaya kepemimpinan menunjukkan efek total sebesar 33,1% terhadap kinerja (21,9% langsung, 11,2% melalui komunikasi), sementara komunikasi berkontribusi sebesar 24,8% (13,6% langsung, 11,2% melalui kepemimpinan). Kedua variabel tersebut bersama-sama menjelaskan 58% varians kinerja (R² = 0,580). Temuan ini mengonfirmasi bahwa kedua faktor tersebut merupakan prediktor yang signifikan dan interaksi di antara keduanya memperkuat dampak masing-masing. Hasil ini merekomendasikan pelatihan terintegrasi kepemimpinan-komunikasi untuk meningkatkan kinerja pengendalian kualitas di laboratorium manufaktur.
Copyrights © 2025