Dalam dunia pertunjukan musik kontemporer, elemen visual telah mengalami transformasi dari sekadar pelengkap panggung menjadi komponen aktif yang memperkaya pengalaman audiens secara emosional, spasial, dan naratif. Penulisan ini mengeksplorasi peranan video mapping, khususnya projection mapping sebagai medium visual yang mampu menciptakan ilusi spasial, membentuk atmosfer, serta menyampaikan narasi visual dalam pertunjukan musik. Berbeda dengan media konvensional seperti LED, projection mapping menawarkan fleksibilitas dalam merespons bentuk arsitektural dan ruang panggung, serta menghasilkan visual dinamis yang terintegrasi dengan struktur musik. Penulisan ini mengambil studi kasus pertunjukan musik IRIANA, seorang musisi dan desainer multimedia yang memanfaatkan projection mapping sebagai elemen visual utama dalam membangun pengalaman performatif yang imersif. Melalui kajian literatur, observasi partisipatif, dan dokumentasi teknis produksi, penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana media projection mapping dapat memperluas ekspresi artistik, meningkatkan keterlibatan emosional penonton, serta memperkuat hubungan naratif antara musik dan visual. Projection mapping tidak hanya memperkaya bentuk penyajian musik, tetapi juga membuka jalan bagi eksplorasi pertunjukan yang lebih multidimensi dan transformatif.
Copyrights © 2025