Penelitian ini membahas representasi pahlawan Muslim dalam komik tokusatsu lokal, dengan fokus pada karakter Saladin dalam serial Ultimate Glad. Komik ini memadukan elemen khas tokusatsu seperti kostum futuristik, warna mencolok, dan efek visual dengan simbol-simbol keislaman, seperti ayat Al-Qur’an, kalimat thayyibah, serta nilai spiritual dan kepahlawanan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode analisis semiotika Roland Barthes, yang memetakan makna dalam tiga tingkat: denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter Saladin hadir sebagai narasi tandingan terhadap stereotip negatif umat Islam dalam media populer, serta menjadi simbol integrasi antara iman dan teknologi dalam narasi budaya pop. Dengan demikian, komik ini berperan sebagai ruang afirmasi identitas Muslim di tengah wacana global kepahlawanan.
Copyrights © 2025