Ruang galeri DISPERSIP Surakarta berperan penting sebagai medium edukasi dan komunikasi sejarah, namun fungsinya terganggu oleh beberapa permasalahan desain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola sirkulasi dan tata layout ruang galeri DISPERSIP Surakarta serta pengaruhnya terhadap kenyamanan pengguna. Terdapat indikasi awal alur sirkulasi yang tidak terarah, penataan display tanpa alur cerita, dan area penyimpanan terbuka yang mengurangi estetika. Dengan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data langsung di lapangan untuk memahami fenomena yang diteliti. Data disaring, disusun, dan dianalisis untuk memastikan kesesuaiannya dengan teori yang relevan sebagai dasar pengujian antara hasil temuan penelitian dan teori yang mendasarinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola sirkulasi sequential belum didukung signage dan alur eksplorasi yang efektif. Penataan display juga kurang terstruktur, dan area penyimpanan terbuka mengurangi fokus pameran. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan desain untuk meningkatkan kenyamanan serta fungsi galeri sebagai ruang edukasi interaktif.
Copyrights © 2025