Peningkatan urbanisasi di Kota Surakarta memunculkan peningkatan kebutuhan akan hunian yang nyaman dan terjangkau, seperti kost, untuk memenuhi kebutuhan pekerja. Namun, kehidupan perkotaan sering kali memicu stres akibat polusi, tekanan pekerjaan, dan gaya hidup yang tidak sehat. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah penerapan arsitektur biofilik, yang mengintegrasikan elemen alam ke dalam desain bangunan untuk mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan penghuni. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan 14 pola arsitektur biofilik pada desain kost ‘HAPPY’ di Makam Haji. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menganalisis penerapan arsitektur biofilik pada desain kost. Data dikumpulkan melalui studi gambar rancangan dan literatur, lalu dianalisis secara deskriptif untuk mengevaluasi pola pendekatan biofilik pada rancangan. Hasilnya disajikan dalam tabel yang menghubungkan prinsip biofilik dengan desain rancangan. Dari hasil analisis, desain rancangan ini telah mengadopsi 11 pola biofilik, seperti koneksi visual dan non-visual dengan alam, variabilitas aliran udara, serta kehadiran elemen air. Namun, beberapa pola, seperti koneksi dengan sistem alam dan kompleksitas bentuk, belum diterapkan sepenuhnya. Studi ini menegaskan manfaat arsitektur biofilik dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan menenangkan, serta memberikan rekomendasi untuk penyempurnaan desain.
Copyrights © 2025