Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies
No 11 (1975)

Dhu Al-Nun Al-Masri (180-245H)

Suprapto, S (Unknown)



Article Info

Publish Date
24 Sep 2025

Abstract

Dhu al-Nun berasal dari Akhmim, Mesir, keturunan Qibty yang beragama Nasrani. Dari kata-katanya menunjukan ia mempunyai pengetahuaan yang luas. Ia terkenal ahli dalam ilmu kimia, sehingga diriwayatkan bahwa ia dapat mengubah kerikil menjadi batu permata. Ilmu kimia waktu itu, tidak sebagaimana ilmu kimia sekarang yang kita terima karena faedahnya yang besar. Kimia pada zaman itu bercampur dengan ilmu sihir dengan keajaiban-keajaibannya. Oleh Ahmed Amin ia dikatakan sebagai orang aneh, tetapi oleh Margaret Smith ia dikatakan sebagai orang saleh yang tersembunyi ia merupakan pemimpin spirituil (Qutb) dari kaum sufi waktu itu, yang memiliki pandangan hati yang mendalam tentang rahasia ke Tuhanan dan ajaran tentang Yang Maha Esa. Dhu al-Nun al-Misri dikenal sebagai orang Zuhud dan hidup mengasingkan diri. Di Akhmim banyak terdapat bangunan-bangunan Mesir kuno yang didalamnya banyak lukisan-lukisan dan tulisan-tulisan hyroclyph. Ia sering berkeliling disekitar bangunan tersebut dan melihat-lihat tulisan kuno yang ada disitu. Ia mengaku dapat membaca tulisan-tulisan itu dan dapat menterjemahkannya. Tetapi sebenarnya terjemahannya itu hanya bersifat kira-kira saja, sehingga tidak sesuai dengan yang seharusnya.

Copyrights © 1975






Journal Info

Abbrev

AJIS

Publisher

Subject

Religion Humanities

Description

Al-Jamiah invites scholars, researchers, and students to contribute the result of their studies and researches in the areas related to Islam, Muslim society, and other religions which covers textual and fieldwork investigation with various perspectives of law, philosophy, mysticism, history, art, ...