Tongkat konvensional yang dimanfaatkan oleh individu penyandang tunanetra masih memiliki banyak kelemahan, kelemahan tersebut terutama dalam mendeteksi rintangan yang tidak terlihat di permukaan tanah. Penelitian ini mengembangkan dan membuat sebuah sistem tongkat cerdas yang berbasis Internet of Things (IoT) untuk memperbaiki keamanan serta mobilitas para pengguna tongkat penyandang tunanetra. Sistem ini mengintegrasikan Sensor ultrasonik, Sensor inframerah, modul GPS, dan algoritma Deep Learning YOLOv4-Tiny yang dioperasikan menggunakan Raspberry Pi 4 model B. Tongkat ini mampu mendeteksi rintangan dari sisi depan, kanan, dan kiri, memberikan reaksi melalui output berupa suara audio dengan menyebutkan nama benda yang berada di sisi depan, serta memungkinkan keluarga pengguna atau kerabat untuk melacak posisi secara langsung. Dengan mengintegrasikan teknologi AI, IoT, dan desain ergonomis, tongkat cerdas ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian dan rasa percaya diri bagi penyandang tunanetra dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Kata kunci— IoT, GPS, Tunanetra, YOLOV4-Tiny.
Copyrights © 2025