Penyediaan akses internet yang merata dan terjangkau merupakan tantangan utama dalam pembangunan infrastruktur digital di wilayah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan bisnis jaringan internet komunitas (RT/RW Net) sebagai alternatif solusi konektivitas di Desa Girimukti, Jawa Barat. Metodologi penelitian melibatkan analisis kebutuhan masyarakat, identifikasi komponen teknis jaringan, perhitungan biaya investasi awal, proyeksi pendapatan berbasis sistem voucher, serta analisis finansial melalui estimasi arus kas dan pengembalian modal. Hasil kajian menunjukkan bahwa model bisnis RT/RW Net berbasis komunitas memiliki prospek yang menjanjikan, dengan biaya implementasi yang relatif rendah dan potensi pendapatan berkelanjutan. Proyeksi keuangan menunjukkan bahwa modal awal dapat dikembalikan dalam kurun waktu kurang dari satu tahun operasional, dengan margin keuntungan yang dapat meningkat seiring bertambahnya pengguna. Selain aspek finansial, bisnis ini juga memberikan dampak sosial positif, seperti peningkatan literasi digital, dukungan terhadap UMKM lokal, dan penguatan ekonomi berbasis teknologi di tingkat desa. Dengan demikian, pengembangan RT/RW Net di wilayah terpencil tidak hanya layak secara teknis dan ekonomis, tetapi juga strategis dalam mendukung agenda inklusi digital nasional. Kata Kunciâ: RT/RW Net, bisnis digital, studi kelayakan, internet pedesaan, Desa Girimukti
Copyrights © 2025