Program Makan Bergizi Gratis merupakan inisiatifpemerintah Indonesia di bawah Kabinet Merah Putih yangdiluncurkan pada Januari 2025 untuk meningkatkankesejahteraan masyarakat melalui penyediaan makanan bergizi,khususnya bagi kelompok rentan. Program ini memicu beragamopini di media sosial, khususnya di YouTube karenapelaksanaannya menyangkut banyak pihak dan anggaran negarayang sangat besar. Sehingga, penting untuk menganalisissentimen agar mengetahui penerimaan publik terhadap PMBG.Penelitian ini menggunakan data komentar sebanyak 2760 datakomentar lima video dari YouTube berita nasional hasil crawling,kemudian data tersebut diproses melalui tahap preprocessing.Selanjutnya, data komentar diberi kategori polaritas, yaitusentimen positif dan negatif menggunakan bantuan kamusSenticNet. Setelah itu, dibobot menggunakan TF-IDF, datadipisahkan ke dalam dua skenario proporsi pelatihan danpengujian, yaitu 80:20 dan 90:10. SMOTE digunakan untukmenyeimbangkan distribusi kelas, lalu data diklasifikasikanmenggunakan Support Vector Machine yang menguji empat tipekernel berbeda. Evaluasi model dilakukan melalui pendekatanconfusion matrix untuk memperoleh nilai akurasi, precision,recall, dan f1-score. Hasil skenario 80:20 menggunakan SMOTE,didapatkan kernel linear sebesar 86%, dan akurasi tertinggi tanpaSMOTE didapatkan oleh kernel sigmoid sebesar 86%. Hasilskenario 90:10 menggunakan SMOTE kernel linearmenunjukkan akurasi terbaik sebesar 89%, dan akurasi tertinggi91% tanpa SMOTE pada kernel sigmoid.Kata kunci— analisis sentimen, youtube, makan bergizi gratis,support vector machine, SVM
Copyrights © 2025