Gas alam merupakan gas hidrokarbon yang dilebihi oleh senyawa metana (CH4), serta senyawa-senyawa hidrokarbon lainnya seperti senyawa etana (C2H6), propana (C3H8), butana (C4H10), pentana (C5H12), dan heksana (C6H14). Gas alam juga memiliki senyawa non-hidrokarbon atau zat pengotor seperti karbon dioksida (CO2) dan nitrogen (N2). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas produk natural gas serta melakukan analisa komponen-komponen yang terdapat pada produk natural gas. Alat yang digunakan dalam proses analisis ini yaitu Gas Chromatography 2014, dengan standar ASTM D1945-14. Cara kerja dari alat ini yaitu dilakukan dengan menginjeksikan sampel gas alam pada alat dan terjadinya suatu proses analisis komponen sampel gas alam. Dari hasil analisis yang telah dilakukan, persentase komposisi metana yang didapatkan yaitu sebesar 75,3871% mol, selain itu ada senyawa etana dengan persentase sebesar 2,5893% mol dan senyawa propana dengan komposisi 2,5203% mol. Hasil pengujian tersebut telah memenuhi spesifikasi yang sesuai dengan permintaan pelanggan. Senyawa pengotor yang didapatkan pada penelitian ini yaitu senyawa karbon dioksida (CO2) dengan persentase sebesar 15,1% mol dan senyawa nitrogen (N2) dengan persentase sebesar 2,6% mol. Dari hasil pengujian tersebut dapat diketahui bahwa produk yang telah diuji telah memenuhi spesifikasi yang ditentukan oleh pelanggan industri-industri yang membutuhkan produk gas alam.
Copyrights © 2025